- Membuat laporan atau sebagai sarana mengetahui Jaringan yang ada di BTMP.. Berikut laporannya..
- 1. Jaringan menggunakan Kabel (Wired Connection), kabel yang digunakan disini, ada 2 jenis kabel : UTP (Unshilded Twisted Pair) dan STP (Shielded Twisted Pair). Ada standar/tipe juga untuk menyambung suatu jaringan di BTMP,yang pertama ada Straight cable ini yang biasa digunakan untuk menyambung suatu client/pc yang digunakan ke HUB/Router. Ada pula cable crossover yang digunakan untuk HUB ke HUB. Ada standar juga yg diteteapkan dalam pengkabelan ini yaitu EIA/TIA 568A dan EIA/TIA 568B.
Penggunaan kabel straight antara lain :
- Menghubungkan komputer biasa ke Port switch
- Menghubungkan komputer biasa ke port LAN di modem cable/DSL
- Menghubungkan port WAN Router ke port LAN di modem cable/DSL
- Menghubungkan port LAN router ke port uplink di Switch.
- Menghubungkan 2 HUB/Switch dengan salah satu HUB/switch menggunakan port uplink di switch.
Pengunaan kabel cross antara lain :
- Menghubungkan 2 buah komputer secara langsun
- Menghubungkan 2 buah HUB/Switch menggunakan port biasa diantara kedua HUB/switch
- Menghubungkan komputer ke port uplink di switch
- Menghubungkan port LAN router ke port biasa HUB/switch
- 2. Menggunakan kabel Fiber Optic atau Serat Cahaya
Kabel ini bisa menjangkau jarak yang besar dan menyediakan perlindungan elektrik, di Gedung BTMP
ada banyak sumber atau yang menggunakan Fiber optic, bisa disebut backbone nya BTMP
- Ada dari Puspitek TMC
- Dari gedung PDIS
- Antar gedung BTMP (230,232,233)
Hal yang dapat menyumbang pelemahan cahaya pada serat optic adalah sebagai berikut :
- Penyerapan (absorption)
- Penyebaran (scattering)
- Kehilangan radiasi ( radiative losses)
Keuntungannya menggunakan kabel FO ini antara lain :
- Tidak terganggu oleh lingkungan, cuaca hujan maupun panas.
- Tidak mudah di-tap/disadap sehingga lebih aman.
- Lebar jalur besar dan kemampuan dalam membawa banyak data, dapat memuat kapasitas informasi yang sangat besar dengan kecepatan transmisi gigabit-per detik dan menghantarkan informasi jarak jauh tanpa pengulangan
- Biaya pemasangan dan pengoperasian yang rendah serta tingkat keamanan yang lebih tinggi
- Non-penghantar, tidak ada tenaga listrik dan percikan api
- Tidak berkarat
Ada banyak generasi sebenarnya dalam fiber optic cable ini
- Mulai Tahun 1975
- Mulai Tahun 1981
- Mulai Tahun 1982
- Mulai Tahun 1984
- Mulai Tahun 1984
- Ini generasi terkahir yang masih digunakan dalam pembuatan kabel ini sampai saat ini.
Pada
kabel serat optik, memiliki tipe standar konektor seperti ini :
- FC (Fiber Connector)
- SC (Subcriber Connector)
- ST (Straight Tip)
- Biconic
- D4
- SMA
- E200
Komponen
Fiber Optic
- Terminal saluran serat optic (Optical Line Terminal, OLT)
- Unit Jaringan Serat Optic (Optical Network Unit, ONU)
Didalam gedung yang ada di BTMP dipasang juga WiFi, atau wireless (jaringan tanpa kabel)
kita akan bahas ini, dalam pemhasan berikut ...
- 3. WiFi
Jaringan Nirkabel (yaitu berbagai jenis tanpa izin 2,4 Ghz perangkat WiFi) dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan banyak. Mungkin penggunaan paling umum adalah untuk menhubungkan pengguna laptop yang melakukan perjalanan dari lokasi ke lokasi. Pengguna lain yang umum adalah untuk jaringan mobile yang terhubung melalui jaringan satelit. Sebuah mode transmisi nirkabel adalah pilihan yang logis untuk jaringan segmen LAN yang sering harus merubah lokasi. Situasi berikut membenarkan pengguna teknologi nirkabel.
- Untuk rentang jarak diluar kemampuan kabel yang khas
- Untuk menyediakan link komunikasi cadangan jika terjadi kegagalan jaringan normal
- Untuk menghubungkan workstation portable atau sementara
- Untuk mengatasi situasi dimana kabel normal adalah sulit, finansial, tidak praktis atau
- Untuk jarak jauh menghubungkan pengguna ponsel atau jaringan.
Di gedung BTMP sendiri, sudah cukup banyak menggunakan WiFi.
- Di gedung 230 : -BTMP First, ditujukan untuk kepala staff
- Di gedung 230 : -BTMP G230
- Di gedung 230 : -BTMP Dasar
- Di gedung 230 : -BTMP 230
- dan masih banyak lagi..
Untuk membentuk suatu LAN (Local Area Network) disini, ada juga alat pendukung untuk membantu kinerja jaringan, agar maksimal.. Sebagai berikut alat yang dapat membantu Jaringan di BTMP
a. Hub
HUB adalah Perangkat penghubung.
Fungsi tambahan hub selain sebagai central connection point, adalah
sebagai berikut
- Memfasilitasi penambahan, penghilangan, atau pemindahan workstation.
- Menambah jarak network (fungsi sebagai repeater)
- Menyediakan fleksibilitas dengan mensupport interface yang berbeda (ethernet, token ring, FDDI)
- Menawarkan filter yang fault-toleransi (isolasi kerusakan)
- Memberikan Manajemen service yang tersentralisasi (koleksi informasi, diagnostic).
b. Switch
LAN Switch adalah perluasan dari konsep bridge, ada dua arsitektur dasar yang digunakan pada switch, yaitu cut-trought dan stor-and-forward. Switch cut-trought memiliki kelebihan pada kecepatannya, Dengan switch ini lebih menguntungkan karena setiap segmen jaringan memiliki bandwith 10 Mbps penuh, tidak berbagi seperti "shared network". Jaringan yang dibentuk suatu switch disebut "collapsed bacbone".
c. Bridge
Bridge jaringan adalah sebuah komponen jaringan yang digunakan untuk memperluas jaringan
atau membuat sebuah segmen jaringan. Bridge adalah perangkat yang berfungsi menghubungkan beberapa jaringan terpisah. Bridge jaringan beroperasi didalam lapisan data-link pada modem OSI, dapat digunakan juga untuk menghubungkan dua buah media jaringan yang berbeda,seperti kabel UTP dengan kabel fiber optic, atau dua buah topologi jaringan yang berbeda seperti halnya antara token ring dan star. Agar dua segmen jaringan dapat dikoneksikan ke bridge dengan protokol jaringan yang sama (seperti halnya TCP/IP) Bridge kadang-kadang juga mendukung protokol Simple Network Management Protocol (SNMP).
Ada 3 jenis bridge jaringan yang umum dijumpai yaitu :
d. Router
adalah alat jaringan komputer yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau internet menuju tujuannya melalui sebuah proses yang disebut routing.
Router mirip dengan switch dan bridge yang membedakannya adalah router menyaring lalu lintas data. Router berfungsi sebagai penghubung dua atau lebih jaringan dan meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan yang lain. Router berbeda dengan switch Switch adalah penghubung beberapa alat sehingga membentuk suatu Local Area Network.
Secara umum router dapat dikelompokan menjadi dua jenis :
d. Repeater
Repeater atau penguat sinyal. alat ini untuk mengatasi keterbatasan (jarak, kualitas sinyal) fisik maupun segmen. Dapat juga menggabungkan jaringan yang besar misalnya ethernet to ethernet. Namun dalam membangun suatu jaringan yang besar, perlu diperhatikan bahwa panjang kabel maksimum tidak dapat dilampaui dengan menggunakan repeater ini.
Contohnya kabel coaxial 50ohm pada ethernet hanya bisa
total digunakan sampai 2,3 km
Tujuan Penguat Sinyal : Memudahkan para pengguna seluler dan jaringan telekomunikasi untuk
Hari kamis 4 april 2013
BTMP_G232_Lt1
Koneksi (BPPT_BTMP)
LAN Switch adalah perluasan dari konsep bridge, ada dua arsitektur dasar yang digunakan pada switch, yaitu cut-trought dan stor-and-forward. Switch cut-trought memiliki kelebihan pada kecepatannya, Dengan switch ini lebih menguntungkan karena setiap segmen jaringan memiliki bandwith 10 Mbps penuh, tidak berbagi seperti "shared network". Jaringan yang dibentuk suatu switch disebut "collapsed bacbone".
c. Bridge
Bridge jaringan adalah sebuah komponen jaringan yang digunakan untuk memperluas jaringan
atau membuat sebuah segmen jaringan. Bridge adalah perangkat yang berfungsi menghubungkan beberapa jaringan terpisah. Bridge jaringan beroperasi didalam lapisan data-link pada modem OSI, dapat digunakan juga untuk menghubungkan dua buah media jaringan yang berbeda,seperti kabel UTP dengan kabel fiber optic, atau dua buah topologi jaringan yang berbeda seperti halnya antara token ring dan star. Agar dua segmen jaringan dapat dikoneksikan ke bridge dengan protokol jaringan yang sama (seperti halnya TCP/IP) Bridge kadang-kadang juga mendukung protokol Simple Network Management Protocol (SNMP).
Ada 3 jenis bridge jaringan yang umum dijumpai yaitu :
- Bridge lokal yaituh sebuah bridge yang dapat menghubungkan segmen-segmen jaringan jaringan lokal.
- Bridge remote dapat digunakan untuk membuat sebuah sambungan LAN untuk membuat sebuah (Wide area Network).
- Bridge nirkabel, yaituh sebuah bridge yang dapat menghubungkan jaringan LAN berkabel dan LAN nirkabel.
Bridge juga bisa menghubungkan tipe jaringan yang berbeda (seperti
ethrnet dan fast ethrnet).
d. Router
adalah alat jaringan komputer yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau internet menuju tujuannya melalui sebuah proses yang disebut routing.
Router mirip dengan switch dan bridge yang membedakannya adalah router menyaring lalu lintas data. Router berfungsi sebagai penghubung dua atau lebih jaringan dan meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan yang lain. Router berbeda dengan switch Switch adalah penghubung beberapa alat sehingga membentuk suatu Local Area Network.
Secara umum router dapat dikelompokan menjadi dua jenis :
- Static router (router statis) yaitu sebuah router yang memiliki tabel routing statis yng diset secara manual oleh para administrator jaringan
- Dinamic router (router dinamis) yaitu sebuah router yang memiliki dan membuat tabel routing dinamis, dengan mengamati lalu lintas jaringan dan juga dengan saling berhubungan dengan router lainnya.
Fungsi router adalah sebagai
penghubung 2 atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu
jaringan ke jaringan lain. Router banyak digunakan dalam jaringan
bebasis protokol TCP/IP, router
jenis itu disebut juga IP
router, ada juga
AppleTalkrouter.
Jenis-jenis router, dibagi dalam dua jenis :
Jenis-jenis router
|
Keterangan
|
Static router (router statis)
|
Sebuah router
yang memiliki tabel routing
statis yang di setting secara
manual oleh para administrator jaringan. Atau suatu mekanisme
routing yang tergantung dengan routing table dengan konfigurasi
manual
|
Dynamic router (router dinamis)
|
Sebuah router
yang memiliki dan membuat
tabel routing dinamis,
dengan mendengarkan lalu lintas jaringan dan juga dengan saling
berhubungan dengan router lainnya.
Atau suatu mekanisme routing dimana pertukaran routing table antar
router yang ada pada jaringan dilakukan secara dynamic.
|
d. Repeater
Repeater atau penguat sinyal. alat ini untuk mengatasi keterbatasan (jarak, kualitas sinyal) fisik maupun segmen. Dapat juga menggabungkan jaringan yang besar misalnya ethernet to ethernet. Namun dalam membangun suatu jaringan yang besar, perlu diperhatikan bahwa panjang kabel maksimum tidak dapat dilampaui dengan menggunakan repeater ini.
Contohnya kabel coaxial 50ohm pada ethernet hanya bisa
total digunakan sampai 2,3 km
Tujuan Penguat Sinyal : Memudahkan para pengguna seluler dan jaringan telekomunikasi untuk
mendapatkan isyarat yang baik dan kuat dengan jaringan nirkabel atau
wireless, sehingga komunikasi
menjadi lebih lancar dan lebih baik.
Jenis-jenis repeater :
- GSM
- CDMA
- 3G
Manfaat dari Penguat Sinyal :
- Koneksi tidak terputus-putus saat anda melakukan koneksi internet, kecuali memang jaringan operator yang lagi bermasalah.
- Isyarat menjadi stabil dan tidak naik-turun, ini lebih baik karena menjadikan koneksi lancar.
- Menjadikan modem tidak cepat panas, karena biasanya modem cepat panas disebabkan oleh penerimaan isyarat yang tidak stabil.
- Memperlama masa pakai baterai, karena jika isyarat kurang baik maka selular akan lebih banyak menguras baterai.
- Komunikasi semakin lancar sekalipun di daerah terpencil dan sangat jauh dari pemukiman kota.
Hari kamis 4 april 2013
- Mencatat IP Address yang connect, di Gedung BTMP 230,232.233
Koneksi
(BTMP_GP230)
di
Gedung pertemuan
IP adress
|
Nama perangkat
|
Perangkat yang digunakan
|
1)10.10.200.26
|
FLOWAIR
|
Hon Hai Precision
C4:46:19:B6:5E:FE
|
2)10.10.200.30
|
USER_PC
|
Wistron neweb
90:A4:DE:49:6A:30
|
3)10.10.200.41
|
My Phone
|
00:BE:72:45:09:9A
|
4)10.10.200.52
|
-
|
Handphone
|
5)10.10.200.84
|
DINKAS-PC
|
|
6)10.10.200.132
|
-
|
Handphone
|
7)10.10.200.144
|
||
8)10.10.200.189
|
JETEKAMOBILE
|
Komputer
|
9)10.10.200.247
|
Komputer
|
Koneksi
(BTMP_G230_Dasar)
di
Control Room Loop3
IP address
|
Nama Perangkat
|
Perangkat yang digunakan
|
192.168.6.1
|
TP-Link Technologies
FB:D1:11:AE:07:CB
|
|
192.168.6.100
|
My Phone
|
00:BE:72:45:09:9A
|
192.168.6.106
|
Intel
00:00:B7:90:F1:6D
|
Koneksi
(BTMP_230)
IP address
|
Nama Perangkat
|
Perangkat yang digunakan
|
192.168.6.109
|
TP-Link Technologies
FB:D1:11:AE:07:CB
|
|
192.168.6.109
|
FLOWAIR
|
Hon Hai Precision
C4:46:19:B6:5E:FE
|
192.168.6.109
|
ECLER
00:1A:96:4A:46:DB
|
|
192.168.6.109
|
My Phone
|
00:BE:72:45:09:9A
|
BTMP_G232_Lt1
IP address
|
Nama Perangkat
|
Perangkat yang digunakan
|
192.168.0.100
|
My Phone
|
00:BE:72:45:09:9A
|
Koneksi (BPPT_BTMP)
IP address
|
Nama Perangkat
|
Perangkat yang digunakan
|
192.168.1.100
|
USER_PC
|
Wistron neweb
90:A4:DE:49:6A:30
|
192.168.1.101
|
AOP1XXXIOGEGTMEK
|
Hon Hai Precision
00:24:2C:A5:60:D2
|
192.168.1.102
|
TP-Link Technologies
|
|
192.168.1.105
|
CISCO-Linksys
|
|
192.168.1.108
|
My Phone
|
00:BE:72:45:09:9A
|
192.168.1.254
|
TP-Link Technologies
F4:EC:3B:AB:59:1C
|